Selasa, 13 Maret 2012
JABODETABEK MAKIN SESAK
Tak terkendalinya urbanisasi membuat wilayah Jaqkarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dipadati pada tahun 2010 sekitar 28000.000 pendudukm jumlah ini setara dengan gabungan penduduk Australia, Singapura, Timor Leste dan Brunei.
Jika urbanisasi ini tidak segera ditangani maka rentan menimbulkan gangguan keamanan, urbanisasi meningkat sejak 1990 saat Industrisasi dikembangkan, kini 92,72 % warga Jakarta,Bogor,Depok,Tangerang dan Bekasi [Jabodetabek] tinggal di perkotaan.
Jabodetabek jadi wilayah penampung luberan penduduk yang gagal meningkatkan tarap hidup didaerah asal," kata dosen Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Trisakti, Yayat Supriatna.
Kedepan Jkarta akan makin padat jumlah warga yang bekerja di Jakarta tetapi tinggal diluar Jakarta makin besar, daya dukung lingkungan makin berkurang, sawah,kebun, dan danau diubah jadi pemukiman.
Kesulitan air bersih terjadi dimana2 masyarakat bebas mengekor air tanah, saat bersamaan air limbah tidak berkelola dengan baik hingga pencemaran air tanah dan sungai makin luas.
Harga air bersih di Jakarta termahal ke 3 di dunia setelah Tokyo dan Singapura, pemukiman padatpun semakin marak hingga kepelosok kampung luar Jakarta, ancaman bencana meningkat, mulai dari kebakaran, banjir hingga penyebaran penyakit.
RAWAN KOMPLIK
Gara2 kuantitas penduduk tak diperhatikan kualitas masyarakat dipastikan akan rendah, masyarakat akan mudah sakit dan mengalami gangguan mental, biaya kesehatanpun makin mahal. Konplik antara daerah pun kerap terjadi, mulai dari persoalan pembuangan sampah hingga penyebab banjir, menurut Yayat, persoalan kependudukan di Jabodetabek perlu dikelola badan tunggal yang tidak tersekat persoalan administratif dan ego sektoral.
Senin, 12 Maret 2012
BBM KIAN MARAK DI DEMO
Demo kenaikkan Bahan Bakar Minyak kian marak diberbagai daerah seiring dengan itu, harga2 barang sudah duluan naik terutama kebutuhan pokok disemjumlah daerah sudah mulai merangkak walau kata mentri prekonomian Hatta Radjasa itu akibat pasokannya terganggu, bukan karena spekulasi harga BBM.Ratusan orang yang tergabung dalam Sekretariat Bersama [ Sekber ] buruh DKI Jakarta mulai berdemo di Istana Negara, mereka menolak kenaikkan BBM oleh pemerinah serta Tarip Dasar Listrik [ TDL ] mereka mununtut membatalkan kenaikkan tsb. karena akan menyengsarakan rakyat kecil.
Dengan situasi yang tidak menentu ini sejumlah industri sekarang hendak banting setir menjadi importir atau pedagang dari pada memproduksi barang, yang direncanakan pada bulan Mei 2012 dengan selisih 1500 per liter.
Tentunya banyak rakyat yang sakit dan stress akan kenaikkan BBM dan TDL tentunya buat rakyat miskin yang hidupnya senen kemis serba pas2an.
SEMAKIN MARAK PERAMPOKAN TOKO EMAS


Belum lama bulan Pebruari 2012 telah terjadi perampokan di wilayah ciputat tangerang selatan dengan 6 pelakunya yang masih muda berhasil diringkus.
Kamis, 8 maret 2012 pegadaian di daerah lenteng agung Jakarta selatan siang hari melumpuhkan seorang nasabah, dua pegawai dan satpam, dalam tempo 5 menit, uang tekuras 30 juta dan 200 kantong emas berpindah tangan.
Perampokkan ini terjadi pada saat kantor pegadaian sepi nasabahnya, sedangkan dikiri ada bengkel motar dan kanannya nasi padang, kendati warga dikiri dan kanan ramai, tidak membuat ke 5 bandit berjaket hitam itu mengurungkan niatnya untuk merampok.
Setelah mereka berada didalam, mereka menutup pintu masuk dan karyawan diancam dibunuh, Wahyu Saputra dan Sulastri keduanya sedang melayani nasabah yang menggadaikan emas " tiba2 muncul 5 pria berhelem dan jaket hitam melompat ke meja lalu menodong Wahyu dan Sulastri, " ungkap satpam pagadaian.
Satpan yang bernama Uu Sutrisna sempat mengadakan perlawanan dengan menepis todongan pistol namun gerakannya di ganjar kawanan bandit itu dengan membantingkan ke lantai, " jangan macam2..? melawan gua tembak "
Setelah melumpuhkan semua yang ada didalam leluasa sang bandi menguras yang ada dengan membawa hasil lumayan besar dengan berlenggok berjalan seolah2 tidak ada perampokan.
Langganan:
Komentar (Atom)

